Harga Tiket: Gratis; Map: Cek Lokasi Alamat: Kel. Patihombo, Desa Purwosari, Kec. Girimulyo, Kab. Kulon Progo, DI Yogyakarta. |
Gua Maria Lawangsih merupakan sebuah tempat wisata religi yang terletak di Kulon progo, Yogyakarta. Tempat ini terkenal sebagai tempat peribadatan Katolik dan menjadi salah satu tujuan wisata religi yang populer di Jogja. Sebagaimana gua yang menjadi tempat ibadah umat Katolik pada umumnya, di sini juga ada patung Bunda Maria di dalam gua.
Selain gua, di area sekitar juga terdapat banyak fasilitas yang menjadikannya semakin layak dijadikan tujuan berwisata. Beberapa fasilitas yang dimaksud yaitu taman, tempat peristirahatan, dan tempat parkir yang dapat digunakan oleh para pengunjung. Pemandangan di sini juga lumayan indah, hijau dan terkesan asri karena banyak pepohonan.
Sebagian wisatawan lebih memilih mengunjungi tempat wisata berupa keindahan alam atau wahana permainan. Sebenarnya tidak masalah, karena masing-masing memiliki selera yang berbeda. Namun setidaknya, sesekali anda bisa mengunjungi tempat peribadatan sehingga dapat memperkuat iman dan kepercayaan pada agama masing-masing.
Daya Tarik Wisata Gua Maria Lawangsih

Meski hanya rumah peribadatan, namun Gua Maria Lawangsih memiliki beberapa daya tarik yang penting dibahas. Perlu diketahui, di Jogja tidak hanya memiliki rumah ibadah yang kita bahas kali ini. Masih ada banyak lagi yang tersebar di beberapa lokasi. Hanya saja karena daya tariknya, banyak umat Katolik yang lebih memilih berkunjung di sini.
1. Keindahan Alam Sekitar Gua Maria Lawangsih
Gua yang dijadikan tempat ibadah umat Katolik ini berada di Perbukitan Menoreh. Jelas saja salam hal keindahan tidak perlu diragukan, karena dijamin mempesona. Lokasi persis nya berada di tengah-tengah perbukitan karst yang hijau dan asri. Di sekitarnya terdapat banyak sekali tumbuhan hijau yang membuat udara sangat menyegarkan.
Selain itu, Gua Maria Lawangsih juga memiliki taman kecil yang berisi tanaman berbunga indah. Keindahan bunga ini semakin terlihat ketika bermekaran. Saat musim hujan, pesona di sekitar gua semakin asri, air dari bekas hujan yang turun begitu terlihat menyegarkan. Pengunjung pada umumnya bersantai sambil menikmati suasana ini setelah aktivitas wajib yang dilakukan.
Tata lokasinya juga sangat rapi, jadi semakin terkesan indah dan mengesankan. Wisata religi ini setiap hari selalu dikunjungi wisatawan dari berbagai daerah. Tidak salah memang, karena dengan suasana dan keindahan alamnya, ibadah ke sini dijamin lebih khusyuk. Sebagaimana yang diketahui, suasana sangat mempengaruhi seseorang lebih fokus dalam beribadah.
2. Mata Air di Dalam Gua
Di dalam Gua Maria Lawangsih terdapat sebuah mata air yang menjadi salah satu daya tarik selanjutnya. Gua ini dulunya adalah tempat dimana kelelawar bersembunyi, atau bisa dikatakan sebagai rumah kelelawar. Kemudian pada sekitar tahun 2008, tempat yang kini menjadi objek wisata ini dihibahkan pada gereja.
Pihak gereja sendiri kemudian memanfaatkan sebagai tempat peribadatan yang melengkapinya dengan patung Bunda Maria. Di sekitarnya juga sempat dirawat dengan menambahkan berbagai fasilitas dan taman. Mata air yang ada di dalam gua ini dianggap suci oleh umat Katolik, hingga saat ini masih mengalir begitu deras.
Sebagian juga menganggap bahwa air di Gua Maria Lawangsih memiliki kekuatan untuk menyembuhkan berbagai macam penyakit. Ada juga yang percaya dapat menghilangkan berbagai macam masalah dalam kehidupan seseorang. Selain itu, air ini juga diyakini dapat membawa keberuntungan dan keselamatan bagi yang meminumnya.
Bukan hanya itu saja, secara keseluruhan tempat ini masih aktif sebagai gua alami. Ini terbukti dari adanya stalaktit yang menggantung dan mengalirkan air yang menetes. Aliran ini disalurkan tidak jauh dari patung Bunda Maria dan di sebelahnya terdapat tempat duduk. Jadi pengunjung tidak akan kesulitan apabila ingin meminum airnya.
3. Sebagai Objek Wisata Religi
Gua Maria Lawangsih memiliki makna Pintu Kasih Sayang jika dilihat dari dua nama yang digunakan. Lawang sendiri memiliki arti Pintu, sedangkan Sih berasal dari kata Asih yang berarti Kasih Sayang. Pengunjung yang datang ke sini bertujuan untuk berdoa t meditasi. Jadi sederhananya, gua ini sebenarnya dijadikan sebagai objek wisata religi.
Menariknya, tidak hanya umat Katolik yang boleh datang ke sini, melainkan untuk umum. Mereka yang bukan berasal dari agama Katolik biasanya lebih memilih piknik santai di sekitar gua. Suasana yang tenang dan udara yang nyaman juga menjadi alasan kenapa bukan hanya umat Katolik yang datang ke gua ini.
Alamat, Lokasi dan Tiket Masuk

Sebelum menuju Gua Maria Lawangsih, ada baiknya anda mengetahui dimana lokasi tepatnya. Seperti yang disinggung sebelumnya, objek wisata religi kali ini masih termasuk dalam deretan Perbukitan Menoreh. Artinya, jarak dari pusat kota lumayan jauh, setidaknya anda membutuhkan waktu 45 menit hingga 1 jam untuk mencapainya.
Lama waktu tersebut dibutuhkan untuk menempuh jarak sekitar 40 kilometer. Alamat lengkapnya berada di Desa Patihombo, Purwosari, Kecamatan Girimulyo, Kabupaten Kulon Progo, DI Yogyakarta. Rute terbaik yakni dengan melewati Jalan Pengasih, lalu ke arah yang menuju Gunung Lanang di Jalan Raya Kaligesing.
Jalan yang harus anda lalui ketika menuju Gua Maria Lawangsih memang tidak mudah. Dari titik terakhir tersebut, silahkan menuju ke Jalan Jonggrangan, lalu ke Jalan Tegalsari. Tidak jauh dari kawasan ini, anda akan tiba di Desa Purwosari. Silahkan ikuti papan petunjuk atau bertanya langsung pada warga sekitar apabila masih bingung.
Wisata religi di Jogja ini tidak memungut biaya alias gratis. Namun demikian, ada kotak amal yang disiapkan bagi pengunjung yang ingin menyisihkan sebagian rezekinya. Selain itu, anda wajib membayar retribusi parkir apabila membawa kendaraan bermotor. Sepeda motor dikenakan tarif 2.000 rupiah, sedangkan mobil 5.000 rupiah.
Ragam Aktivitas yang Menarik Dilakukan

Memang tujuan utama mengunjungi Gua Maria Lawangsih tidak lain untuk beribadah. Namun hal itu bukanlah satu-satunya aktivitas yang dapat dilakukan di sini. Masih banyak lainnya yang juga seru dan dapat dijadikan kegiatan tambahan selama berkunjung.
1. Beribadah dan Berdoa
Karena sebagai tempat ibadah, pastinya aktivitas yang pertama kali wajib dilakukan adalah beribadah. Anda bisa berdoa di gua ini sesuai dengan permintaan dan hajat yang ingin dikabulkan. Selain itu, bisa juga berdoa untuk tujuan lainnya, misalkan dilancarkan rezeki atau juga mendapatkan jodoh bagi yang belum berkeluarga.
2. Semadi Mencari Ketenangan Batin
Aktivitas di Gua Maria Lawangsih yang menarik selanjutnya adalah bersemadi. Suasana di sini sangat tenang dan sunyi sehingga kegiatan ini sangat cocok dilakukan. Udaranya pun menyegarkan, siapa saja pasti terlena dan dapat dengan mudah mendapatkan kekhusyukan. Semadi yang dimaksud pastinya adalah untuk mencari ketenangan batin.
3. Bersantai di Taman
Setelah melakukan kedua aktivitas diatas, anda bisa melanjutkan dengan bersantai di taman. Banyak pengunjung yang melakukan aktivitas ini, apalagi bagi mereka yang datang dari jauh. Bersantai merupakan kegiatan yang dibutuhkan bagi semua orang. Apalagi kali ini anda berada di sebuah perbukitan dengan taman berbunga warna-warni.
Fasilitas Penunjang di Gua Maria Lawangsih

Gua Maria Lawangsih memiliki banyak fasilitas untuk menunjang wisatawan yang datang. Fasilitas yang wajib adalah area parkir, toilet, dan tempat berdoa di luar dan di dalam gua. Sedangkan fasilitas penunjang diantaranya yakni akses jalan dengan rute salib, tempat istirahat, warung makan, tempat sampah untuk menjaga kebersihan, dan tempat duduk untuk bersantai.
Banyak sekali tempat wisata di Kulonprogo yang dapat anda jadikan tujuan utama selama liburan. Masing-masing memiliki daya tarik tersendiri, ada yang berupa pesona alam, sejarah, edukasi, dan permainan. Namun apabila anda ingin mendapatkan ketenangan hati dan sekaligus suasana alam indah, Gua Maria Lawangsih adalah pilihan yang tepat.